Mengurus Karakter bersamaTarbiyah.

3832-0_663_382

 

Karakter merupakan fitrah yang perlu ada pada setiap yang bergelar manusia.Allah menciptakan manusia dengan pelbagai keadaan dan pelbagai bentuk.

Kadang kala karakter dapat menjadikan kita keaarah kebaikan,dan kadang kala mengundang kearah keburukan.

*****

Seperti contoh SA Umar ra yang melayan karakternya dengan baik.Dengan di sebabkan ketegasannya Islam terbela selepas beliau memeluk agama islam,dan juga dengan sebab ketegasannya juga,dia menemui islam selepas hampir ingin membunuh adiknya dan ketika itu cahaya hidayah Allah tiba.

Begitulah contoh seorang sahabat Nabi yang menyeimbangkan karakternya bersama islam.

*****

Lihat pula bagaimana seseorang manusia itu perlu menyeimbangkan nilai tarbiyah dalam diri dengan karakter yang ada padanya.Seperti contoh karakter seorang yang pendiam.Adakah selamanya dia akan berdiam,sehinggakan dia tidak mampu menjadikan dirinya sebagai agen perubahan di tengah masyarakat yang hampir musnah?

Adakah dia lupa bahawa Rasulullah pernah bersada:

“Barang siapa yang melihat kemungkaran,hendaklah dia menegeur dengan tangan,jika tidak mampu dengan lidah,jika tidak mampu dengan hati dan itu adalah selemah-lemah iman”

Jika dia tidak memandukan karakter dirinya dengan penyeimbangan tarbiyah,dia tidak mampu untuk sentiasa melakukan kebaikan akhirnya dia akan terus tenggelam hanyut bersama masyarakat yang hampir musnah itu.

Begitu juga seperti contoh karakter mereka yang sentiasa berjenaka,akhirnya karakter ini memusnahkan dirinya dengan keadaan sekelilingnya yang kurang hormat padanya akibat karakter yang sentiasa penuh dengan cerita-cerita jenaka lawak yang mungkin sahaja boleh memalukan seseorang atau mungkin sahaja menjadi penipuan.

Jikalah karakternya di pandukan dengan penyeimbangan tarbiyah dalam diri,pasti karakter jenaka itu mudah untuk melakukan dakwah pada masyarakat akibat dari karakternya sebagai seorang penghibur dan mudah untuk berkenalan dengan semua lapisan masyarakat.

*****
Kesimpulannya,Karakter tidak dapat di ubah.Jika di ubah sekalipun,pasti akan ada wujud karakter dalam dirinya.Dan karakter perlu di seimbangkan dengan tarbiyah dzatiyah dalam diri iaitu perubahan kearah kebaikan dalam diri supaya karakter yang ada padanya akan berpandukan alQuran  dan asSunnah.

Karakter yang membawa ke arah kebaikan adalah karakter mereka yang menyeimbangkan dirinya dengan tarbiyah.

 

Kaherah. 3hb 12/2015 (Rabu) 06:25 *Teratak kami

apa pendapat anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: